|
VESPA SUPER VARIAN PENUH INOVASI |
|
|
Written by Bambang Subiyantoyo
|
|
Thursday, 19 October 2006 |
|
Page 1 of 2 (Kritik dan saran dialamatkan ke:
This email address is being protected from spam bots, you need Javascript enabled to view it
)
Vespa Super merupakan jenis skuter yang cukup populis di negeri tercinta ini. Penggunaan dua jenis mesin yang berbeda cc dalam sebuah varian Vespa sepertinya sudah menjadi tradisi Piaggio (diera 60’an ada VNB 125cc dan VBB 150cc). Dimana hal tersebut juga diterapkan pada varian Vespa Super yang keduanya dibedakan oleh jajaran huruf-huruf awal yang terpatri di mesin dan body. Untuk 125cc awalan yang digunakan adalah VNC1 dengan nomor body dari VNC1T 1001 sampai dengan VNC1T 025146, sedangkan pada 150cc adalah VBC1 dengan nomor body dari VBC1T 1001 sampai dengan VBC1T 554808. Sementara itu dalam penggunaan mesin, Vespa Super 125cc identik dengan yang telah ditanamkan pada Vespa 125cc serie VNB6M dan 150cc identik dengan Vespa 150cc serie VBB2M. Sampai disini kemudian pertanyaannya adalah apa sih…bar’ yang menjadikan varian Vespa Super itu berbeda dengan yang lainnya…?, apa sih…no’ yang bikin Vespa Super istimewa…?. Pada prinsipnya semua varian Vespa adalah berbeda dan istimewa, berkelas atau tidaknya sebuah Vespa tersebut hanya primitive ego dari pemiliknya saja dan ini sangat manusiawi. Yang pasti Piaggio tidak pernah membuat skuter asal-asalan apalagi ngawur, sehingga akan menjadikan produknya tidak berkelas, basi serta tidak istimewa. Tulisan ini dibuat tidak/bukan untuk pemisahan secara extrim terhadap beberapa varian Vespa, artikel ini dibuat dengan harapan akan memberikan tambahan pengetahuan bagi pembaca dan pahala di bulan nan suci ini bagi penulis.
A. Satu Kelas Dengan Banyak Model
Vespa Super pada awalnya dirancang dengan menggunakan system pencampuran antara oli dan bensin dengan tanki terpisah (Automatic Fuelmix). Automatic Fuelmix System ini merupakan pertama kali di dunia yang dicoba untuk diterapkan oleh Piaggio terhadap produksi skuternya. Ternyata pada kenyataannya struktur sasis maupun body Vespa Super tidak cukup memadai untuk penempatan dua buah tanki (tanki bensin dan tanki oli) tersebut (Eric Brockway 1993…), dan rancangan automatic fuelmix system ini baru dapat diterapkan pada varian Vespa berikutnya. Dari sisi ini terlihat jelas bahwa Vespa Super merupakan media awal terhadap otomatisasi pertama kali di dunia yang dibuat oleh Piaggio dalam bidang pemisahan antara bahan bakar dengan oli campur sebelum yang benar-benar sempurna tercipta. Inovasi ini secara implementatif tehnis dapat dilihat pada Vespa PX. Selain dari pada itu Vespa Super dapat dikatakan varian yang secara fisik kaya akan model dibandingkan dengan varian lainnya. Paling tidak hal inilah yang sering kita temui di negeri tercinta ini.
|

Gambar 1 |
Generasi I dari Vespa Super ini biasa disebut
sebagai Super 66. Perbedaan yang paling mencolok mata dengan Vespa Super
generasi berikutnya ada di bentuk piaggio badge (P/) yang masih terpengaruh
oleh model tahun 60’an. Super 66 dibuat dengan 2 jenis mesin 125cc dan
150cc. Namun secara tampilan fisik keduanya tidak ada bedanya. |
|

Gambar 2 |
Gambar 2 adalah tipe yang umumnya dikenal
dengan sebutan Super 72. Vespa Super generasi II ini telah mengusung model
piaggio badge berbentuk hexagonal (cung). Varian Vespa Super ini pada tahun
1972 di Indonesia seharga Rp.248.000,- dan masuk masih dalam bentuk CKD. |
|

Gambar 3 |
Pada gambar 3 disamping ini berjuluk Super 74 perubahan radikalnya dengan
generasi sebelumnya ada pada model paduan antara handlebar (stang) dan
speedometer (berbentuk oval), penggantian model vespa writing pada bagian
depan dan belakang yang berbentuk tegak telah membedakannya dengan tipe
sebelumnya yang berbentuk miring 2 baris, serta tail light (lampu belakang)
yang sama dengan Super generasi terakhir. |
|

Gambar 4 |
Skuter dalam gambar 4 ini dikenal dengan sebutan Super 78 yang merupakan
generasi terakhir Vespa Super. Model speedometer pada jenis ini kembali
berbentuk seperti tipe Super 66 (clamshell), secara fisik selebihnya tidak
jauh beda dengan Super Generasi III. |
B. Head to Head VNB dan VBB VS Super
Hal lain yang menjadikan Vespa Super benar-benar super inovatif adalah begitu banyaknyak tampilan model yang kasat mata seperti piaggio badge, vespa writing (rear), handlebar dan tail light yang ditanamkan pada seri VNC dan VBC. Untuk itu mari kita perhatikan bidang-bidang tersebut diatas dengan perbandingan varian Vespa yang hampir sejenis dan banyak ngeceng dijalan, yakni Vespa 125 (VNB) dan Vespa 150 (VBB). Adapun perbandingannya disini bertitik tolak pada model atau bentuk, bukan dari bahan material benda dimaksud.
1. Piaggio Badge
Pada varian VNB dan VBB model piaggio badge hanya 1 model yaitu P/ (P coret, istilah apa lagi ini…?) sementara itu Vespa Super memiliki 2 model yakni P/ dan piaggio yang berbentuk hexagonal (cung, siapa pula yang kasih nama ini…?).
2. Vespa Writing (Rear)
Bagian belakang VNB dan VBB tidak disematkan tulisan apapun, akan tetapi pada Vespa Super terdapat 2 model dengan bentuk tulisan mengikuti bagian depan (mis. apabila depannya vespa miring begitupun dengan bagian belakangnnya).
3. Handlebar
Model handlebar (stang) di VNB dan VBB hanya terdapat 2 jenis, berbeda halnya dengan Vespa Super yang memilki 3 model stang sehingga model kaca lampu depannyapun berbeda sangat extrim.
4. Tail Light
Bentuk lampu belakang VNB maupun VBB hanya memiliki 1 model yang sama (biasa disebut model konde), namun tidak demikian halnya dengan Vespa Super yang memiliki 2 model.
5. Data Spesifikasi Vespa Super
Namun demikian walaupun beragam model maupun
bentuk perbedaan baik dalam varian Super sendiri ataupun apabila dibandingkan
dengan varian VNB dan VBB, akan tetapi tetap satu tujuan
Save Our Scooter…Bro!!!.
Add as favourites (72) | Quote this article on your site | Views: 9884
<< Start < Prev 1 2 Next > End >> |